Amazon Contextual Product Ads

Sabtu, 18 Juni 2011

MENTALITAS DULU BARU PENAMPILAN!

Domba adalah hewan yang lemah.
Karena itu mereka seringkali berkumpul untuk mencegah serangan dari musuh.
Andaikata demikianpun domba tetap butuh gembala yang menjaga serangan dari musuh.
Biasanya hewan yang buas yang menyerang domba adalah serigala.



Siapapun tahu kalau domba sering dikejar-kejar serigala, dianiaya dan bahkan dibunuh dan dimangsa dagingnya.

Pada suatu hari ada seekor domba memutuskan untuk memakai baju seperti seekor srigala. Betapa bahagia dan damainya dia setelah menggunakan baju srigala tsb. Kini ia tidak merasa takut lagi, dengan gagah ia berjalan di kerumumnan kawanan srigala.
Tak ada seekor srigalapun yang mencurigainya.
Namun karena perebutan makanan (rejeki), maka ketika seekor srigala mulai melolong dan menggeram dgn mengeluarkan taringnya, karena sudah siap untuk berkelahi diantara sesama mereka. Apa yang terjadi dengan domba yang berbulu srigala tersebut ? Seluruh tubuhnya gemetar karena ketakutan dan akhirnya ia jatuh pingsan.
Makna cerita diatas adalah suatu gambaran yang menarik, tentang perlunya mengubah MENTALITAS terlebih dahulu daripada mengubah KEBIASAAN dan CARA HIDUP kita.
Segalanya dimulai dari apa yang kita pikirkan, pada domba tersebut, yang berubah hanyalah KONDISI FISIK LUARNYA SAJA ! Namun mental dan karakter yang mengendalikan fisik itu masih tetap SEEKOR DOMBA.
Maka kita jangan heran, kalau domba ini ketakutan dan pingsan takkala para srigala itu mulai mengeluarkan taringnya untuk menguasai rejeki (makanan) tersebut..
Maka bagaimanapun penampilan seseorang, baik dia memakai pakaian lengkap dengan jas dan dasinya dan tampak seperti seorang yang sopan dan santun serta tampak jujur maupun tuturkatanya yang menunjukkan
orang yang dapat dipercaya, tapi jika karakter dan mentalitasnya masih bobrok, dan tidak di-ubah, seperti suka melakukan KORUPSI, maka dimanapun & kapanpun ada kesempatan, ia tetap saja akan melakukan
KORUPSI !

Jadi yang harus diubah itu bukanlah penampilan fisiknya tapi mentalitasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar